Indeks

Wisata ke Korea Utara: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?

korea utara
korea utara

Berwisata ke Korea Utara adalah pengalaman yang tidak biasa, dan mungkin terdengar ekstrem bagi sebagian orang. Negara ini dikenal sebagai salah satu yang paling tertutup di dunia, dengan sistem pemerintahan yang ketat dan budaya yang sangat berbeda dari negara-negara lainnya. Namun, justru karena keunikannya, Korea Utara menjadi destinasi yang menarik bagi pelancong yang ingin merasakan suasana yang benar-benar berbeda.

Namun, sebelum kamu memutuskan untuk mengepak koper, penting untuk mengetahui bahwa wisata ke Korea Utara bukan seperti perjalanan biasa. Ada banyak aturan dan batasan yang harus dipatuhi oleh setiap wisatawan. Pelanggaran, bahkan yang terlihat kecil sekalipun, bisa berakibat serius.

Berikut adalah panduan lengkap tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berkunjung ke Korea Utara, agar perjalananmu berjalan aman dan berkesan.


1. Kamu Hanya Bisa Masuk Lewat Tur Resmi

Semua wisatawan asing yang ingin masuk ke Korea Utara harus mengikuti tur yang diatur oleh agen perjalanan resmi. Tidak ada opsi wisata mandiri di negara ini. Agen tur, biasanya bekerja sama dengan pemerintah Korea Utara, akan menyediakan panduan lokal (guide) yang akan mendampingi kamu setiap saat selama berada di negara tersebut.

Artinya, kamu tidak bisa jalan-jalan bebas ke toko atau sudut kota seperti di negara lain. Rute, jadwal, dan tempat kunjungan semuanya sudah ditentukan sebelumnya.


2. Fotografi Sangat Dibatasi

Memotret di Korea Utara memiliki aturan yang sangat ketat. Kamu tidak boleh:

  • Memotret tentara atau fasilitas militer.

  • Mengambil foto yang menampilkan kemiskinan atau kondisi buruk.

  • Memotret patung pemimpin negara secara tidak utuh (harus seluruh badan).

  • Mengambil gambar dari kendaraan tanpa izin.

Pemandu lokal akan memberitahumu kapan dan di mana kamu bisa mengambil gambar. Jika kamu melanggar, kameramu bisa disita atau fotomu dihapus paksa.


3. Hormati Gambar dan Patung Pemimpin

Pemimpin Korea Utara, seperti Kim Il-sung, Kim Jong-il, dan Kim Jong-un, sangat dihormati oleh rakyat Korea Utara. Sebagai turis, kamu wajib menunjukkan rasa hormat terhadap gambar, foto, dan patung mereka.

Contohnya:

  • Saat mengunjungi patung, kamu harus membungkuk atau memberikan penghormatan.

  • Tidak boleh melipat, merobek, atau menaruh gambar mereka di tempat sembarangan (termasuk koran).

  • Tidak boleh bercanda atau membuat gestur tidak sopan di depan simbol-simbol negara.


4. Tidak Boleh Bawa Materi Tertentu

Saat masuk ke Korea Utara, barang bawaanmu akan diperiksa secara menyeluruh. Barang-barang berikut sangat dilarang:

  • Alat komunikasi satelit (misalnya GPS, drone).

  • Konten keagamaan (Alkitab, Quran, brosur rohani).

  • Materi politik atau berita luar tentang Korea Utara.

  • Majalah atau film yang berbau seksual.

  • USB atau hard disk dengan konten yang belum diperiksa.

Tujuannya adalah untuk mencegah “pengaruh asing” yang dianggap bisa merusak ideologi negara.


5. Tidak Boleh Bertanya atau Berpendapat Sembarangan

Berbicara soal politik, pemerintah, atau membandingkan Korea Utara dengan negara lain secara negatif sangat tidak disarankan, bahkan kepada pemandu lokal. Mereka bisa saja melaporkan pernyataanmu, dan konsekuensinya bisa serius.

Hindari juga mencoba mencari informasi sensitif seperti kondisi kamp tahanan, masalah HAM, atau isu-isu diplomatik. Ingat: kamu adalah tamu, bukan jurnalis investigatif.


6. Keterbatasan Internet dan Komunikasi

Selama di Korea Utara, kamu tidak akan bisa mengakses internet global. Tidak ada Google, WhatsApp, Instagram, atau Facebook. Hanya beberapa hotel menyediakan jaringan intranet lokal, dan itu pun sangat terbatas.

Kartu SIM internasional tidak berfungsi. Kamu tidak bisa menelepon ke luar negeri kecuali melalui sambungan telepon hotel dengan biaya mahal.


7. Etika Umum yang Wajib Dipatuhi

Selain larangan besar di atas, ada pula beberapa etika sosial yang sebaiknya kamu perhatikan:

  • Berpakaian sopan, terutama saat mengunjungi monumen atau tempat resmi.

  • Tidak makan sambil berjalan di tempat umum.

  • Tidak menunjukkan kemesraan fisik di depan umum.

  • Tidak memberikan uang atau hadiah kepada warga lokal tanpa izin.

Semua ini dianggap penting dalam budaya setempat dan dapat mempengaruhi keselamatan kamu selama berada di sana.


8. Apa yang Boleh Dilakukan?

Meskipun banyak larangan, bukan berarti kunjunganmu akan kaku dan membosankan. Kamu tetap bisa:

  • Mengunjungi tempat bersejarah seperti Kumsusan Palace of the Sun atau DMZ (Zona Demiliterisasi).

  • Menonton pertunjukan budaya lokal.

  • Berinteraksi terbatas dengan pemandu dan staf hotel.

  • Menikmati arsitektur unik dan sistem kota Pyongyang.

  • Membeli suvenir khas seperti perangko, poster propaganda, atau produk lokal.


Kesimpulan

Korea Utara adalah destinasi wisata yang penuh tantangan, tapi juga penuh keunikan. Ini bukan tempat untuk berlibur santai tanpa rencana — melainkan pengalaman budaya dan geopolitik yang intens. Jika kamu mengikuti aturan, menjaga sikap, dan menghormati budaya setempat, perjalanan ini bisa menjadi salah satu momen paling mengesankan dalam hidupmu.

Baca juga

Angginews.com

Kabarpetang.com

Exit mobile version